Ribuan Jemaah Hadiri Peringatan Isra Mi’raj dan Haul Guru Sekumpul ke-21 di Majelis Toha 77

IMG-20260118-WA0074(3)

ALALAK, BARITO KUALA – Globalbanua.com

Majelis Ilmu dan Zikir Toha 77 menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW sekaligus Haul ke-21 ulama kharismatik Kalimantan Selatan, KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani (Guru Sekumpul). yang berlangsung khidmat pada Minggu (18/01) ini dipusatkan di markas Majelis Toha 77, Jalan Ray 5, Desa Panca Karya, Kecamatan Alalak, Barito Kuala.

Peringatan tersebut dipimpin langsung oleh pengasuh Majelis Toha 77, Habib Jafar Ali Al Qadrie, dan dihadiri oleh ribuan jemaah yang datang dari berbagai penjuru. Turut hadir jajaran tokoh penting, di antaranya Kepala Kanwil Kemenag Kalsel, Dr. H. Muhammad Thamrin, M.Pd., serta ulama mancanegara asal Malaysia, Prof. Dr. Assayed Hamid bin Ali Al-Madaly yang didampingi oleh Dato Abdul Wahab bin Abd. Lah.

Acara diawali dengan lantunan merdu ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh Qori internasional asal Kalimantan Selatan, KH M. Ilyas, M.Ag. Kehadiran para tokoh agama dan ribuan jemaah menciptakan suasana religius yang kental di sepanjang kegiatan.

Dalam sambutannya, Kakanwil Kemenag Kalsel, Dr. H. Muhammad Thamrin, M.Pd., menekankan pentingnya menjaga ibadah di waktu-waktu utama.

“Waktu subuh menjelang sahur adalah waktu di mana Allah merindukan hamba-hamba-Nya yang membaca Al-Qur’an. Pada saat itulah, lantunan ayat suci memberikan ketenangan dan keberkahan bagi diri kita sendiri,” pesan beliau di hadapan jemaah.

Senada dengan hal tersebut, Prof. Dr. Assayed Hamid bin Ali Al-Madaly dalam tausiyahnya memaparkan kemuliaan bulan Rajab sebagai bulan Allah. Ia menjelaskan bahwa peristiwa Isra Mi’raj merupakan bentuk penghormatan tertinggi yang diberikan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW.

Di penghujung acara, Dr. H. Muhammad Thamrin memberikan apresiasi atas perkembangan Majelis Toha 77. Ia mencatat transformasi majelis ini yang semula berskala kecil kini telah berkembang pesat hingga memiliki ribuan jemaah dan dikenal hingga ke mancanegara.

“Hadirnya para ulama mancanegara dalam acara tahunan yang rutin digelar oleh Habib Jafar Ali Al Qadrie ini membawa keberkahan luar biasa bagi Banua kita, Kalimantan Selatan,” pungkasnya.

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Guru Safaruddin, pimpinan majelis dari Guntung Payung, Banjarbaru. Sebagai bentuk syukur dan penghormatan kepada tamu (ikramul muminin), seluruh jemaah yang hadir kemudian menikmati jamuan yang telah disediakan oleh panitia dan sohibul hajat. Berdasarkan pantauan, arus kepulangan jemaah berlangsung dengan sangat tertib dan rapi.

(Ridho)