Hari Jadi ke-66 Kabupaten Barito Kuala: Membangun Semangat Kolaborasi “Merangkul Semua”
MARABAHAN – Kabupaten Barito Kuala (Batola) resmi menginjak usia ke-66 tahun pada 4 Januari 2026. Perayaan tahun ini mengusung tema besar “Merangkul Semua, Membangun Batola”, sebuah pesan kuat tentang pentingnya sinergi dan inklusivitas dalam mendorong kemajuan daerah yang dijuluki “Bumi Ijejela” ini.
Momentum bersejarah ini turut mendapat apresiasi dari berbagai sektor, termasuk dunia usaha. Direktur CV. Aintisariun Kontraktor & Pengadaan, Julian Wahyu, S.H., menyampaikan ucapan selamat sekaligus komitmennya untuk terus berkontribusi bagi pembangunan di Marabahan dan sekitarnya.
“Selamat Hari Jadi ke-66 untuk Kabupaten Barito Kuala. Kami berharap Batola terus tumbuh menjadi daerah yang lebih maju, sejahtera, dan religius, sesuai dengan semangat gotong royong yang menjadi landasan pembangunan selama ini,” ujar Julian dalam keterangannya.
Puncak Perayaan dan Rekor MURI
Puncak peringatan hari jadi kali ini dipusatkan di Lapangan 5 Desember, Marabahan. Acara berlangsung meriah dengan kehadiran berbagai tokoh daerah serta hiburan rakyat yang menyedot antusiasme ribuan warga.
Salah satu momen yang paling mencuri perhatian adalah pemecahan Rekor MURI makan besar bersama konten kreator Bobon Santoso. Sebanyak 100.000 porsi hidangan khas “Masak Habang” disajikan dan dinikmati bersama oleh masyarakat sebagai simbol kebersamaan tanpa sekat.
Komitmen Pembangunan Berkelanjutan
Di usia yang ke-66, Pemerintah Kabupaten Barito Kuala menegaskan fokusnya pada penguatan kolaborasi lintas elemen. Hal ini sejalan dengan visi untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang terpadu dan unggul.
Pihak swasta, seperti CV. Aintisariun yang bergerak di bidang kontraktor dan pengadaan, dinilai memegang peranan penting sebagai mitra pemerintah dalam merealisasikan proyek-proyek strategis di daerah. Julian Wahyu berharap sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha lokal dapat semakin dipererat demi kemaslahatan seluruh warga Batola.
Perayaan Hari Jadi ke-66 ini bukan sekadar seremonial, melainkan refleksi atas perjalanan panjang sejak 4 Januari 1960 untuk terus berinovasi menghadapi tantangan di masa depan.(yda)






