Arus Balik Meluap, Jutaan Jamaah Mulai Tinggalkan Kawasan Sekumpul dengan Tertib
MARTAPURA – Globalbanua.com
Seiring dengan berakhirnya rangkaian prosesi ibadah dan doa bersama dalam peringatan hari besar di Mushalla Ar-Raudhah, jutaan jamaah yang memadati kawasan Sekumpul mulai bergerak meninggalkan lokasi secara bertahap pada malam ini.
Pantauan di lapangan menunjukkan “lautan manusia” mulai mengalir keluar dari titik pusat kegiatan menuju kantong-kantong parkir dan jalur utama Ahmad Yani. Meskipun volume kendaraan dan pejalan kaki meningkat drastis, suasana tetap terkendali berkat kesigapan ribuan relawan.
Rekayasa rekayasa lalu lintas oleh pihak kepolisian bersama relawan posko sekumpul memberlakukan rekayasa lalu lintas satu arah untuk mengurai penumpukan. Beberapa titik terpantau mengalami kepadatan merayap, di antaranya:
Area di daerah simpang empat Sekumpul, arus pejalan kaki berpapasan dengan kendaraan roda dua yang mulai keluar.
Kendaraan arah Banjarbaru dan arah Hulu Sungai mulai padat merayap namun tetap bergerak.
Jalur Alternatif Jalan Pendidikan dan Jalan Tanjung Rema menjadi pilihan utama bagi jamaah yang ingin menghindari pusat kemacetan di depan gerbang utama.
Pemandangan khas Sekumpul kembali terlihat saat proses kepulangan. Warga lokal berdiri di depan rumah mereka membagikan paket makanan, air mineral, hingga kopi gratis kepada para jamaah yang terjebak kemacetan.
“Kami hanya ingin mencari berkah. Kasihan para jamaah yang perjalanannya jauh, semoga sedikit bantuan ini bermanfaat,” ujar salah satu warga di Jalan Sekumpul Ujung.
Hanya berselang beberapa menit setelah shaf jamaah bubar, ratusan relawan kebersihan langsung menyisir area. Dengan sapu lidi dan kantong plastik besar, mereka memastikan area bekas tempat duduk jamaah kembali bersih dari sampah plastik maupun kertas alas duduk.
Himbauan petugas kepada para jamaah Koordinator relawan menghimbau agar jamaah tetap Sabar Tidak saling serobot di jalur sempit agar tidak terjadi penguncian arus (gridlock).
Bagi jamaah yang melakukan perjalanan jauh ke luar kota, diharapkan beristirahat di rest area yang telah disediakan jika merasa lelah.
Waspada terhadap barang bawaan pastikan anggota keluarga dan barang berharga tetap dalam pengawasan di tengah kerumunan.
Kondisi diperkirakan akan terus padat hingga dini hari mengingat banyaknya jamaah yang berasal dari luar Provinsi Kalimantan Selatan. ( Ridho )






