Meriah! Puncak HUT Ke-66 Barito Kuala Ditutup dengan Pelantikan Ketua Gekrafs Kabupaten Barito Kuala Muhammad Alwi
filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; hdrForward: 0; highlight: false; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (0.5611111, 0.49965277);sceneMode: 8;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 36;
MARABAHAN – Globalbanua.com
Perayaan Hari Jadi Kabupaten Barito Kuala (Batola) ke-66 resmi berakhir dengan kemeriahan luar biasa. Acara penutupan yang dipusatkan di lapangan utama Marabahan ini menjadi momen bersejarah, menggabungkan penguatan sektor ekonomi kreatif dengan hiburan rakyat yang masif.
Rangkaian acara diawali dengan prosesi formal yaitu Pelantikan Pengurus Cabang Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Kabupaten Barito Kuala. Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Bupati Barito Kuala Dr.H. Bahrul Ilmi, S.H,.M.H dan Ketua Gekrafs Kabupaten Barito Kuala Muhamad Alwi yang telah di tunjuk sebagai ketua Gekraf Kabupaten Barito Kuala . Kesepakatan ini menjadi babak baru bagi kebangkitan sektor ekonomi kreatif di Kabupaten Barito Kuala.
Pemberdayaan kreator lokal dan optimalisasi potensi daerah. Kehadiran Gekrafs di Batola diharapkan menjadi mesin penggerak baru bagi para pelaku UMKM dan kreator lokal untuk naik kelas.
Dalam sambutannya, Bupati Barito Kuala menyampaikan apresiasi mendalam atas suksesnya seluruh rangkaian acara hari jadi tahun ini. Beliau menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan pemuda kreatif.
“Hari Jadi ke-66 ini bukan sekadar seremoni, tapi momentum bagi Batola untuk berlari lebih kencang. Dengan dilantiknya pengurus Gekrafs, saya berharap potensi kreatif anak muda kita bisa menjadi pilar ekonomi yang membanggakan daerah,” ujar Bupati dalam pidatonya.
Setelah prosesi formal usai, suasana semakin memanas dengan dimulainya panggung hiburan GEPITA Band kebanggaan lokal ini tampil memukau sebagai pembuka. Dengan aransemen musik yang apik, mereka berhasil menghangatkan suasana dan mendapatkan apresiasi meriah dari warga Bumi Ije Jela.
NDX AKA Sebagai sajian penutup yang paling dinanti, grup musik asal Yogyakarta, NDX AKA, menghentak panggung dengan aliran musik hip-hop dangdut khas mereka. Ribuan penonton larut dalam koor massal menyanyikan lagu-lagu hits seperti Nemen dan Kelingan Mantan yang dibalut dengan sentuhan musik koplo remix yang energik.

Acara berakhir dengan tertib meski dipadati oleh ribuan pengunjung dari berbagai penjuru Barito Kuala dan sekitarnya. Penutupan Hari Jadi ke-66 ini sukses meninggalkan kesan mendalam sebagai simbol semangat baru Kabupaten Barito Kuala yang semakin maju dan kreatif. ( Ridho )






